Rasulullah dan Jeruk Limau

Sebuah kisah tentang kemuliaan akhlak Rasulullah SAW… yang mudah2an bisa menjadi iktibar kita dalam menjalani hidup bersosial… check this out!!!

AYAH…..Dengarkanlah

Ramaikanlah hiruk pikuk rumah kami dengan suara besarmu.
Hangatkanlah tawa canda anak-anak kita dengan rengkuhan tangan kuatmu yang sanggup membawa mereka tergelak saat kalian berguling guling.
Warnailah hidup anak-anak dengan sentuhan maskulinmu.
Janganlah negeri ini menjadi FATHERLESS COUNTRY, NEGERI TAK BERAYAH, karena tanpa sadar AYAH telah membuat anak-anak kita yatim secara psikologis sejak dini.

Andaikata Rasulullah Menjadi Tamu Kita…

Bayangkan apabila Rasulullah tiba-tiba muncul di depan rumah kita. Apa yang akan kita lakukan? Masihkah kita memeluk junjungan kita dan mempersilahkan beliau masuk dan menginap di rumah kita?
Ataukah akhirnya dengan berat hati, kita akan menolak beliau berkunjung ke rumah karena hal itu akan sangat membuat kita repot dan malu.

Mangkuk yang Cantik, Madu, dan Sehelai Rambut….

♥“Surga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu. Nikmat surga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju surga-Ku lebih sulit dari meniti sehelai rambut.” (Hadits Qudsi)
♥ “Seorang yang mendapat taufiq untuk beramal lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Beramal dengan perbuatan baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat amal dengan ikhlas, lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 146 pengikut lainnya.